
Pasar kripto masih lesu dengan indeks Fear & Greed di level 12, sementara Bitcoin terus tertekan meski dominasinya tetap kuat di atas 56%.
Pasar kripto global masih menunjukkan tanda-tanda kelelahan pada Kamis, 2 April 2026, dengan market cap total hanya naik tipis 0.56% menjadi $2.44 triliun. Volume perdagangan 24 jam mencapai $106.10 miliar, menunjukkan aktivitas yang cukup stabil meski sentimen investor tetap lesu.
Bitcoin (BTC) mengalami penurunan 0.35% dalam 24 jam terakhir, mengukuhkan tren negatif mingguan sebesar 4.68%. Dengan harga saat ini di $67,974 atau sekitar Rp1,03 miliar (asumsi kurs Rp15.200/USD), BTC tetap menjadi pemain dominan dengan pangsa pasar 56.2%. Dominasi ini menunjukkan bahwa investor masih menganggap Bitcoin sebagai safe haven di tengah ketidakpastian pasar altcoin.
Di sisi altcoin, Ethereum (ETH) menjadi salah satu pengecualian dengan kenaikan 1.26% ke level $2,132.15. Cardano (ADA) memimpin gainers dengan kenaikan 1.77%, diikuti oleh XRP yang naik 0.82%. Namun, Solana (SOL) menjadi penyumbang kerugian terbesar dengan penurunan 2.42%, sementara Bitcoin Cash (BCH) dan BNB masing-masing turun 2.09% dan 1.36%.
Indeks Fear & Greed masih berada di zona Extreme Fear dengan skor 12/100, meski sedikit meningkat dari kemarin yang berada di level 8. Ini menunjukkan bahwa investor masih sangat berhati-hati dalam mengambil keputusan. Total Value Locked (TVL) di sektor DeFi turun 2.84% menjadi $93.49 miliar, mencerminkan penurunan minat terhadap produk keuangan terdesentralisasi.
Bagi investor Indonesia, penting untuk memperhatikan pergerakan Bitcoin yang masih menjadi indikator utama kesehatan pasar kripto. Meskipun dalam kondisi terkoreksi, dominasi BTC yang tinggi menunjukkan bahwa investor masih mencari aset yang relatif stabil. Pemain altcoin perlu berhati-hati karena volatilitas yang tinggi bisa mengakibatkan kerugian signifikan, terutama dalam kondisi sentimen yang masih negatif.
Analisis Pasar
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Analisis data pasar harian — original content WarungWeb3.