
Pengumuman Iran tentang pembukaan kembali Selat Hormuz memicu kenaikan harga Bitcoin dan penurunan harga minyak, menandai ketegangan geopolitik yang mereda.
Bitcoin mengalami kenaikan signifikan, menyentuh level di atas $77.000 setelah Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz telah dibuka kembali untuk lalu lintas komersial. Pengumuman ini menjadi tanda de-eskalasi geopolitik terbesar sejak pecahnya konflik antara AS-Israel dengan Iran pada akhir Februari lalu. Menurut data CoinGecko, Bitcoin sempat mencapai $78.000 sebelum akhirnya stabil di sekitar $77.274, naik 3,7% dalam 24 jam dan 5,8% dalam seminggu.
Selain Bitcoin, harga minyak mengalami penurunan tajam sebesar 10% setelah pengumuman tersebut. Selat Hormuz, yang merupakan jalur perdagangan laut vital bagi pasokan minyak global, sebelumnya menjadi pusat ketegangan geopolitik. Pembukaan kembali selat ini di tengah gencatan senjata antara AS, Israel, dan Iran memberikan sinyal positif bagi pasar global.
📖 Baca Juga
Di platform prediksi Polymarket, peluang normalisasi lalu lintas di Selat Hormuz hingga akhir Mei 2026 mencapai 73%. Hal ini menunjukkan kepercayaan trader terhadap stabilitas geopolitik yang sedang berlangsung. Ethereum, mata uang kripto kedua terbesar, juga mengalami kenaikan, mencapai $2.425 dengan peningkatan 4,1% dalam sehari dan 8% dalam seminggu.
Meskipun Bitcoin masih berada sekitar 39% di bawah rekor tertingginya pada Oktober 2025 ($126.198), momentum ini menunjukkan potensi pemulihan lebih lanjut. Para analis memprediksi bahwa kondisi geopolitik yang lebih stabil dapat mendorong aliran modal kembali ke aset kripto dan pasar keuangan tradisional.
Dengan situasi geopolitik yang semakin terkendali, investor mulai melihat kembali potensi Bitcoin sebagai instrumen lindung nilai terhadap ketidakpastian global. Langkah Iran ini tidak hanya berdampak pada pasar kripto tetapi juga memberikan efek domino positif bagi ekonomi global secara keseluruhan.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.