
ASTER melakukan perubahan besar dalam model tokenomics dengan beralih ke sistem emisi berbasis staking, mengurangi pasokan bulanan secara signifikan.
ASTER, salah satu proyek blockchain terkemuka, baru saja mengumumkan perubahan besar dalam model tokenomics mereka. Dengan beralih ke sistem emisi berbasis staking, ASTER berhasil mengurangi pasokan token bulanan secara dramatis, dari 78,4 juta token menjadi hanya sekitar 1,8 juta hingga 2,25 juta token per bulan.
Perubahan ini berarti bahwa distribusi token $ASTER akan dilakukan melalui rewards staking, dengan alokasi 450 ribu token per minggu. Sebelumnya, token didistribusikan melalui sistem unlock tetap yang lebih tradisional. Dengan model baru ini, ASTER berharap dapat meningkatkan partisipasi komunitas dalam staking sekaligus menjaga kestabilan pasokan token di pasar.
Menariknya, token ekosistem ASTER yang telah ada sejak September 2025 akan tetap tidak digunakan kecuali untuk tujuan staking. Keputusan ini telah diverifikasi secara on-chain, menunjukkan komitmen ASTER terhadap transparansi dan keamanan dalam pengelolaan token mereka.
Dengan langkah ini, ASTER tidak hanya mengurangi tekanan penjualan di pasar tetapi juga mendorong keterlibatan aktif pengguna dalam jaringan mereka. Perubahan tokenomics ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi para pemegang token $ASTER.
ASTER terus menunjukkan inovasi dalam menghadapi tantangan tokenomics di industri blockchain. Langkah ini bisa menjadi referensi bagi proyek lain yang ingin mengoptimalkan distribusi token sambil menjaga stabilitas pasar.