
Stablecoin apxUSD milik Apyx sempat anjlok ke $0,93 saat Bitcoin turun di bawah $63.000, namun protokol menyebut ini sesuai desain.
Stablecoin apxUSD yang dikeluarkan oleh protokol Apyx sempat mengalami penurunan nilai hingga $0,93 pada Selasa (22/10), menyusul penurunan harga Bitcoin di bawah level $63.000. Namun, pihak Apyx menegaskan bahwa pergerakan ini merupakan bagian dari desain protokol yang sudah diperhitungkan.
apxUSD adalah stablecoin yang didukung terutama oleh saham preferen STRC milik Strategy, serta instrumen Treasury dan setara kas lainnya sebagai cadangan likuiditas. Menurut Apyx, mekanisme overcollateralization, pembagian dividen, dan desain oracle Morpho yang digunakan dalam protokol ini dirancang untuk meminimalkan risiko. Meski demikian, penurunan nilai ini tetap memicu kekhawatiran di kalangan trader.
📖 Baca Juga
"Penurunan nilai apxUSD bukanlah sebuah bug atau kegagalan sistem, melainkan fitur yang sudah diantisipasi dalam desain kami," jelas juru bicara Apyx dalam sebuah pernyataan resmi. "Protokol kami dirancang untuk merespons volatilitas pasar dengan fleksibilitas tertentu, dan ini adalah bagian dari proses tersebut."
Para analis menilai bahwa kejadian ini menyoroti tantangan yang dihadapi oleh stablecoin dalam ekosistem DeFi, terutama yang tidak didukung oleh aset tradisional seperti USDT atau USDC. Meski Apyx mengklaim bahwa risiko telah diminimalkan melalui berbagai mekanisme, insiden ini tetap menjadi pengingat akan kompleksitas dan risiko yang melekat pada stablecoin berbasis crypto.
Ke depan, Apyx berencana untuk terus meningkatkan transparansi dan edukasi kepada komunitas terkait cara kerja protokol mereka. "Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa semua pengguna memahami dinamika dan mekanisme yang ada dalam ekosistem kami," tambah juru bicara tersebut. Sementara itu, komunitas crypto di Indonesia diimbau untuk tetap waspada dan melakukan riset mendalam sebelum berinvestasi dalam aset digital yang kompleks seperti stablecoin berbasis DeFi.
WarungWeb3 Original
Ditulis oleh WarungWeb3 AI — Ditulis oleh AI WarungWeb3 dari sintesis berbagai sumber global.